02 Maret 2009

lanjutan sepercik harapan 3

setelah sekian lama , ternyata kau putus juga dengannya....

hm.... pi itu sedikit membuatku senang.....
tetap saja ku masih menjaga hatiku tuk tak jatuh cinta lagi kepadamu..

pershabatan pun berlanjut.. dan ku semakin kenal siapa dirimu...
kau mungkin juga begitu...

tapi, , , , ,

pernah da suatu kisah dimana kau sangat membenci diriku.
sedangkan aku sendiri tidak tahu masalahnya...

kau membenci diriku, dan yang kurasakan saat itu adalah rasa benci yang hanya untuk pacar, bukan sahabat.
tpi,,, kenapa rasa benci terhadap pacar , kau imbaskan kepada diriku... padahal aku kan sahabatmu...


pernyataan mu yang selalu setengah setengah pun selalu membuat diriku bingung.
pernah kau bilang padaku bahwa kau mendengar sesuatu yang buruk tentang diriku... dari temanmu.

tapi , kenapa tak kau ceritakan , kenapa hanya setengah saja, kenapa selalu setengah setengah ,,,
malah yang ada kau membenciku seolah rasa benci itu penghianatan seorang kekasih..

sekali lagi aku kan bukan kekasihmu...
ku akui aku memang bukanlah manusia sempurna yang tak lepas dari kesalahan serta dosa.
ku hanyalah manusia biasa ...

tapi, tapi,, kenapa kau selalu memposisikan aku sebagai kekasihmu...
sekali lagi, bila ku salah tolong ceritakan kesalahanku itu padaku, agar aku bisa memperbaikinya hingga tak terulang kembali.

tapi tetap saja hanya setengah yang ku dengar darimu,.,.,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda